halo. apa kabar Yogyakarta? semoga masih sama seperti beberapa bulan lalu ketika aku mengunjungi mu bersama teman-teman satu angkatan ku saat studytour. atau malah sudah ada beberapa perubahan? entahlah. aku belum mengunjungi mu lagi.
apakah cuacanya masih panas? sepertinya ya, karena global warming semakin meningkat. apakah masih tersimpan kenangan-kenangan ku? pasti masih.
hampir 6 bulan berlalu setelah studytour. setelah kunjungan ku kesana. aku rindu kota Yogyakarta. sungguh. dengan keadaan kotanya. terlebih dengan kenangan-kenangannya. 6 atau 5 bulan bukanlah waktu yang singkat. itu waktu yang cukup panjang.
apa kabar hotel Satya Graha? tempat ku menginap 3 hari 2 malam selama studytour. bagaimana dengan kamar bernomor 123? aku rindu ruangan itu. ruangan yang ku gunakan untuk beristirahat setelah seharian berkeliling kota. bagaimana dengan kamar mu? aku lupa dengan nomor kamar mu. namun aku ingat tipe kamar mu. tipe suite, yang membuat ku setengah iri karena fasilitasnya yang lengkap. aku masih ingat, wajah mu saat meledek ku tentang masalah kamar. apakah kamu masih ingat? sepertinya tidak.
apa kabar Malioboro? semakin ramai kah disana? aku rindu berjalan disana, menyusuri trotoarnya yang panjang. rindu membeli pernak-pernik disana.
aku rindu ketika malam menjelang. ketika masih diperjalanan ke Rumah Makan untuk makan malam dan salat. disepajang jalan itu lah, kamu membuat ku tersenyum. bahkan tertawa walau hanya lewat kata-kata di SMS. bagiku itu kenangan tersendiri selama disana.
dan ketika kamu memutuskan berbicara sesuatu lewat SMS yang membuatku bingung. membuatku bertanya-tanya apa yang akan kamu bicarakan. sesampainya di Rumah Makan, aku dan beberapa temanku langsung masuk kedalam. mengantri untuk mengambil makanan. setelah itu, aku mencari tempat duduk yang kosong. ketika melihat meja yang kosong, aku pun menghampiri meja tersebut dan meletakkan piringku disana.
dddrrrtt. ddrrrrttt.
aku merasakan ponsel ku bergetar. aku yang akan menyuapkan makanan ke mulut pun, terdiam sejenak dan merogoh ponsel yang ada disaku.
1 New Message.
aku segera membukanya. dan betapa terkejutnya aku ketika melihat sms tersebut. refleks, aku menoleh kebelakang ku. terlihat kamu duduk membelakangi ku bersama teman-teman mu tidak jauh dari meja tempat ku makan.
aku buru-buru menunjukkan sms tersebut ke Nabila yang untungnya duduk tidak jauh dariku. Nabila hanya tersenyum dan mengangguk. menyuruh ku untuk menerima saja. aku masih ragu.
lalu aku bertanya kepada beberapa temanku yang lain. dan mereka sama saja seperti Nabila, menyuruhku untuk menerima mu. apalagi Rani, ia terlihat memaksa ku. aku pun akhirnya menerima mu.
sungguh, perasaan ku malam itu tidak menentu. sepanjang perjalanan kembali ke hotel, aku hanya tersenyum sambil memandangi layar ponsel yang sesekali terdapat nama mu disana. menunjukkan bahwa ada SMS dari mu.
setelah tiba di hotel, aku pun segera masuk ke kamar ku. berhubung bus kami yang sampai duluan di hotel, aku pun masih sendiri di kamar. tak lama rombongan bus yang lain tiba dan teman-teman sekamarku pun mulai berdatangan.
ketika itu, aku ingin men-charge ponselku karena baterainya yang lemah. aku memilih men-charge diluar karena stop kontak didalam kamar kurang. aku melangkah kearah dispenser dan men-charge ponselku disana bersama Shalsa.
tak lama, aku melihat mu keluar dari kamar mu kearah tempat dispenser. menghampiriku. aku yang masih malu-malu, hanya bisa menunduk. lalu kamu pun tiba-tiba merangkul pundakku. aku terkejut. namun tetap senang.
"hei"
sapa mu.
"hei juga"
"lagi ngapain?"
"ngecharge hp, hehe"
"oh, yaudah, aku balik ke kamar ya"
"iya"
Tuhan, sungguh aku rindu ketika kejadian itu terjadi. ketika kamu kembali ke kamar mu, aku hanya bisa memandangi tubuhmu dari belakang.
apakah cuacanya masih panas? sepertinya ya, karena global warming semakin meningkat. apakah masih tersimpan kenangan-kenangan ku? pasti masih.
hampir 6 bulan berlalu setelah studytour. setelah kunjungan ku kesana. aku rindu kota Yogyakarta. sungguh. dengan keadaan kotanya. terlebih dengan kenangan-kenangannya. 6 atau 5 bulan bukanlah waktu yang singkat. itu waktu yang cukup panjang.
apa kabar hotel Satya Graha? tempat ku menginap 3 hari 2 malam selama studytour. bagaimana dengan kamar bernomor 123? aku rindu ruangan itu. ruangan yang ku gunakan untuk beristirahat setelah seharian berkeliling kota. bagaimana dengan kamar mu? aku lupa dengan nomor kamar mu. namun aku ingat tipe kamar mu. tipe suite, yang membuat ku setengah iri karena fasilitasnya yang lengkap. aku masih ingat, wajah mu saat meledek ku tentang masalah kamar. apakah kamu masih ingat? sepertinya tidak.
apa kabar Malioboro? semakin ramai kah disana? aku rindu berjalan disana, menyusuri trotoarnya yang panjang. rindu membeli pernak-pernik disana.
aku rindu ketika malam menjelang. ketika masih diperjalanan ke Rumah Makan untuk makan malam dan salat. disepajang jalan itu lah, kamu membuat ku tersenyum. bahkan tertawa walau hanya lewat kata-kata di SMS. bagiku itu kenangan tersendiri selama disana.
dan ketika kamu memutuskan berbicara sesuatu lewat SMS yang membuatku bingung. membuatku bertanya-tanya apa yang akan kamu bicarakan. sesampainya di Rumah Makan, aku dan beberapa temanku langsung masuk kedalam. mengantri untuk mengambil makanan. setelah itu, aku mencari tempat duduk yang kosong. ketika melihat meja yang kosong, aku pun menghampiri meja tersebut dan meletakkan piringku disana.
dddrrrtt. ddrrrrttt.
aku merasakan ponsel ku bergetar. aku yang akan menyuapkan makanan ke mulut pun, terdiam sejenak dan merogoh ponsel yang ada disaku.
1 New Message.
aku segera membukanya. dan betapa terkejutnya aku ketika melihat sms tersebut. refleks, aku menoleh kebelakang ku. terlihat kamu duduk membelakangi ku bersama teman-teman mu tidak jauh dari meja tempat ku makan.
aku buru-buru menunjukkan sms tersebut ke Nabila yang untungnya duduk tidak jauh dariku. Nabila hanya tersenyum dan mengangguk. menyuruh ku untuk menerima saja. aku masih ragu.
lalu aku bertanya kepada beberapa temanku yang lain. dan mereka sama saja seperti Nabila, menyuruhku untuk menerima mu. apalagi Rani, ia terlihat memaksa ku. aku pun akhirnya menerima mu.
sungguh, perasaan ku malam itu tidak menentu. sepanjang perjalanan kembali ke hotel, aku hanya tersenyum sambil memandangi layar ponsel yang sesekali terdapat nama mu disana. menunjukkan bahwa ada SMS dari mu.
setelah tiba di hotel, aku pun segera masuk ke kamar ku. berhubung bus kami yang sampai duluan di hotel, aku pun masih sendiri di kamar. tak lama rombongan bus yang lain tiba dan teman-teman sekamarku pun mulai berdatangan.
ketika itu, aku ingin men-charge ponselku karena baterainya yang lemah. aku memilih men-charge diluar karena stop kontak didalam kamar kurang. aku melangkah kearah dispenser dan men-charge ponselku disana bersama Shalsa.
tak lama, aku melihat mu keluar dari kamar mu kearah tempat dispenser. menghampiriku. aku yang masih malu-malu, hanya bisa menunduk. lalu kamu pun tiba-tiba merangkul pundakku. aku terkejut. namun tetap senang.
"hei"
sapa mu.
"hei juga"
"lagi ngapain?"
"ngecharge hp, hehe"
"oh, yaudah, aku balik ke kamar ya"
"iya"
Tuhan, sungguh aku rindu ketika kejadian itu terjadi. ketika kamu kembali ke kamar mu, aku hanya bisa memandangi tubuhmu dari belakang.
****
'Nanti pas makan malem, aku mau ngasih kamu sesuatu ya.'
itu isi SMS mu saat perjalanan pulang kembali ke Bogor. dan saat tiba di restoran tempat makan malam, rombongan bus ku telat. dengan wajah lelah, aku menuruni tangga bus dan melangkah ke toilet restoran untuk mencuci muka bersama teman-teman yang lain.
lalu aku pun melangkah masuk ke restoran untuk makan. walaupun aku tidak berselera untuk makan. selama mengantri, mata ku mencari-cari sosok mu diantara orang-orang. dan aku melihat mu dipojok belakang. diluar sana.
setelah mendapat makanan, aku pun mencari tempat duduk dan makan. aku hanya makan sedikit, karena memang tidak mood. setelah makan, aku kembali ke bus karena mengantuk. tiba-tiba kamu meng-SMS ku,
'aku mau ngasih kamu sesuatu nih, keluar dong!'
aku pun keluar bus dan tidak mendapati kamu disana. lalu setelah beberapa kali kamu meng-SMS dan menelfon, aku pun keluar ke bagian belakang bus. disana sudah ada kamu bersama Hafi.
"Prim, Rizky mau ngasih baju tuh"
"hehehe"
"udah sana"
aku pun melangkah kearah mu.
"sini dong!"
aku tersenyum dan segera melangkah kearah mu.
"nih baju buat kamu. dipake ya!"
ujar mu seraya tersenyum. Tuhan, itu senyum yang sangat manis. senyum yang aku rindukan sekarang.
"makasih ya Ky"
"iya, samasama. aku balik ke bus lagi ya!"
aku pun hanya mengangguk seraya kembali masuk kedalam bus.
****
Kenangan tentang mu kembali menari-nari diotak ku. sayang, semuanya telah berakhir. usai. sudah selesai semua cerita kita. indah ya, awalnya? akhirnya? bagiku indah, walau menyakitkan. namun, tetap saja indah. karena ketika aku mengingatnya, aku masih bisa tersenyum. tersenyum menahan rindu yang terus begolak didalam hati.
Yogyakarta.
masih kan, engkau menyimpan secuil kenangan itu? dari beribu kenangan yang terletak disana. sungguh, aku ingin kembali ke sana. dengan kisah indah bersama mu. sungguh. namun, apakah bisa?
My Home Sweet Home,
Sabtu, 10 Juni 2012
Penggemar Rahasia Mu
:)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.