Dan, cinta sekali lagi membuktikan kekuatannya malam itu kalau cinta
ada untuk cinta itu sendiri, bukan untuk dimiliki, bukan untuk Genta,
bukan untuk Dinda, bukan untuk Riani, bukan untuk Zafran. Cinta memang
ada untuk dicintai dan diungkapkan sebagai sebuah jembatan baru ke
pelajaran-pelajaran kehidupan manusia selanjutnya. Cinta yang akan
membuat manusia lebih mengerti siapa dirinya dan siapa penciptanya. Dan,
dengan penuh rasa syukur akhirnya manusia menyadari bahwa tidak ada
cinta yang lebih besar di dunia ini kecuali cinta Sang Pencipta kepada
makhluknya. Tidak ada cinta yang bisa dimiliki oleh manusia, kecuali
cinta dari sang pencipta-yang tidak pernah berpaling dari manusia dan
selalu mencintai makhluk terbaik ciptaan-Nya. Sang Pencipta tidak pernah
memberikan apa yang manusia pinta, seperti cinta...Ia memberi apa yang
manusia butuhkan.
cinta ada untuk cinta itu sendiri, bukan untuk Genta, bukan untuk Dinda, bukan untuk Riani, bukan untuk Zafran.
bukan untuk aku.
bukan untuk kamu.
Sumber: Gita Kusmawardiani
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.