Pages

Jumat, 11 Januari 2013

Memori Hujan

Hujan. Akhir-akhir ini sering turun hujan. Ya, memang sedang musimnya. Aku suka hujan. Saat jutaan tetesan air menghujam tanah. Menciptakan udara yang khas. Bau tanah basah, rumput basah, dan lain-lain.

 
Petrichor (pron.: /ˈpɛtrɨkər/ or /ˈpɛtrɨkɔər/) is the scent of rain on dry earth. The word is constructed from Greek, petra, meaning stone + ichor, the fluid that flows in the veins of the gods in Greek mythology.
Petrichor (pron.: / pɛtrɨkər / atau / pɛtrɨkɔər /) adalah aroma hujan ke bumi kering. Kata ini dibangun dari bahasa Yunani, petra, yang berarti batu + nanah, cairan yang mengalir di pembuluh darah para dewa dalam mitologi Yunani.
Petrichor. Aku juga suka menyukai yang satu ini. Aroma hujan yang menyentuh tanah. Membuat perasaanku menjadi tenang. Entah mengapa aku menyukainya.

Hujan.

Pengingat.

Hujan selalu membangkitkan memori lama. Bahkan menciptakan memori baru. Setiap hujan turun di bulan Januari ini, mengingatkanku tentang sosokmu. Aku yang berlari mengejarmu dibawah hujan yang cukup deras. Hanya untuk menanyakan hal sepele.

Hujan. Aku menyukaimu, seperti aku menyukainya.
Annisa Primasari
Sabtu, 12 Januari 2013
teruntuk, memori hujanku.
:)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

designed by Charming Templates