Pages

Jumat, 09 Desember 2011

semua senyum itu hanya topeng.

semua tawa itu hanya tipu muslihat belaka.

keceriaan yang mungkin memancar dari mata hanya tipuan.

dibalik semua itu, tersimpan rasa kecewa, sedih, dan amarah yang berusaha dibendung.

rasa sakit akan kebohongan yang keluar lewat kata-kata dari mulut mu itu sudah menusuk teramat dalam.

rasa kecewa yang sangat besar terasa didalam hati ini.

terima kasih untuk kejujuran yang sangat pahit. 

terima kasih.

cukup kamu menganggap saya teman. jangan anggap saya sahabat, karena kamu menjadi teman saya saja sudah menyakitkan. apalagi menjadi sahabat?

saya salah memberi kepercayaan kepada mu sebagai sahabat.

kamu sungguh penipu yang ulung kawan.

rasa sakit ini mungkin tertutupi oleh senyum di wajah, yang seolah-olah mengatakan keadaan baik-baik saja setelah kamu mengatakan suatu kejujuran kepada saya. 

namun, sesungguhnya saya sakit. saya kecewa.

untuk : kamu-orang-yang-saya-anggap-sahabat-namun-kamu-menganggap-saya-sampah
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

designed by Charming Templates